Anda bisa berada di ruangan yang penuh orang dan masih kesepian. Anda juga dapat secara harfiah sendirian dan tidak merasa kesepian. Kesepian adalah keadaan pikiran yang biasanya dipicu oleh perasaan dikucilkan, disalahpahami, ditinggalkan, atau kurangnya teman-teman atau keluarga untuk mendukung Anda selama masa sulit. Ada banyak situasi dan keadaan yang mengakibatkan seseorang merasa kesepian, seperti seorang anak yang pergi ke sekolah baru di mana dia tidak kenal siapa pun, atau orang tua yang hidup lebih lama daripada sebagian besar teman-temannya. Ada banyak alasan dan situasi bagi individu untuk kesepian, tetapi ada juga banyak cara untuk menghentikan perasaan kesepian.
1. Tentukan alasan atau sumber mengapa Anda merasa kesepian. Tuliskan perasaan dan pikiran Anda dalam sebuah jurnal. Luangkan waktu untuk mengakui perasaan dan tanyakan pada diri Anda jika Anda selalu merasa kesepian atau apakah Anda baru saja menjadi kesepian karena situasi tertentu.
2. Ada beberapa alasan internal dan eksternal untuk merasa kesepian. Alasan eksternal didasarkan pada situasi fisik yang sebenarnya di mana Anda mungkin tidak memiliki akses untuk berkomunikasi dengan orang, seperti sendirian di sel penjara. Alasan internal didasarkan pada emosi batin Anda di mana Anda hanya merasa kesepian tetapi tidak benar-benar sendirian. Tentukan apakah kesepian Anda bersifat internal atau eksternal.
3. Memperbaiki situasi Anda dengan berkomunikasi dengan orang lain yang berbagi minat yang sama dengan Anda. Bergabung dengan kelompok pendukung, klub sosial, atau di Internet dan masuk ke chat room atau bergabung dengan kelompok di mana Anda berbagi kepentingan bersama.
4. Pergi ke tempat yang berbeda, mengubah rutinitas harian Anda dan melakukan sesuatu yang berbeda dalam rangka untuk melihat dan bertemu orang baru.
5. Jika kesepian Anda adalah internal, temui konselor, terapis atau psikolog yang dapat Anda ajak bicara tentang perasaan Anda. Baca buku-buku tentang membangun kepercayaan diri Anda,dan / atau keterampilan komunikasi. Bergabung dengan asosiasi, pergi ke lokakarya, dan seminar untuk meningkatkan kesadaran Anda tentang bagaimana orang lain dapat melihat Anda.
6. Berpartisipasi dalam acara, relawan untuk organisasi nirlaba atau kelompok kemanusiaan. Lakukan sesuatu untuk meningkatkan keterampilan Anda bersosialisasi atau pergi ke pelatihan keberagaman sehingga Anda akan merasa nyaman di sekitar orang-orang yang mungkin berbeda dari Anda, dan tidak merasa dipinggirkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Terpopuler
-
Bahan : 500 g talas 250 g gula merah 5 buah nangka 200 g cincau hitam 200 g kolang kaling 2 liter santan (dari 2 1/2 butir kelapa) 200 g nat...
-
Anda bertemu seseorang yang tampaknya menjadi gadis impian Anda, tapi Anda masih tidak yakin apakah dia orang yang akan bersama anda untuk j...
-
Bagi Anda yang pernah berpuasa tentu sudah tahu rasanya lapar. Ketika tiba waktu Maghrib, sungguh indah sekali waktu berbuka itu. Meski lauk...
-
Cara Cepat Menaikkan Pagerank ini sudah banyak dilakukan oleh para Master yang sudah ahli . Gak usah susah komentar sana sini. Cukup iku...
-
annabi sholu 'alaih sholawatullah 'alaih wayana lul barokat kullu mangsholu 'alaih.. reff : annabi ya hadirin.. 'ilamu...
-
sekuntum mawar merah yang kau berikan kepadaku dimalam itu kumengerti apa maksud mu sampai kini kusimpan bunga perberian darimu bila k...
-
Doa berikut ini dibaca pada saat kita selesai makan / sarapan. Bacaan Doa Sesudah Makan “Alhamdulillaahil ladzii ath’amanaa wa saqaanaawaja’...
-
Untuk 3 porsi Bahan: 200 gram kangkung, disiangi 100 gram kikil, direbus sampai empuk, dipotong kotak 2 lembar daun salam 1 sendok teh garam...
-
Dunia begitu fana tiada tara tiada rasa, dunia yang resah begitu hampa, hanya jiwa yang tenang membuat hati senang, hidup senang dan jiwa te...
-
Sedih dan marah, itulah sikap mayoritas dari kita ketika tertimpa musibah. Ketika ada harta benda kita yang hilang, kita begitu dongkol dan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar